Tampilkan postingan dengan label Nabire. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nabire. Tampilkan semua postingan

PEMERINTAH KEEMPAT DAERAH DI MEEUWO HARUS, SERIUS BENAHI MASALAH PENDIDIKAN

Pada saat perkuliahan di kampus/ Foto, (Mateus Tekege)

Bandung, Ipmanapandode Bandung - Pemerintah Daerah, Lebih Serius Benahi Masalah Pendidikan Bandung; Keempat Pemerintah daerah di meeuwo adalah Nabire, Paniai, Dogiyai dan Deiyai “ NAPADODEI ” segera perhatihan dan peduli terhahadap Sumber Daya Manusia “ SDM ”, Karena SDM adalah penentu masa depan Meeuwo, Oleh sebab itu saya mendesak Pemerintah Daerah perlu lebih giat memperhatikan sektor pendidikan.

Demikian pokok persoalan yang mengemukakan dan mengapresiasi untuk perkembangan pendidikan di Meeuwo, Oleh Mateus Tekege yang dirinya Kuliah di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) di bandung
Permasalahan Pendidikan di Meeuwo yang kini sedang menutup sekolah semestinya Pemda Meuwo melengkapi kualitas dan kuantitas di semua jenjang pendidikan yang ada di seluruh Meeuwo mulai dari TK, SMP, SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi, demi mewujudkan Pendidikan di meeuwo yang berkembang dan maju.

Menurut Mateus Tekege, ketidakpahaman pada pendidikan seringkali menyebabkan tidak ada niat, komitmen apalagi tindakan untuk melancarkan perkembangan pendidikan di seeluruh Meeuwo, termasuk membenahi cara mengajar guru, menyiapkan personil yang tenaga pengajar, dan menyediakan sarana pendukung yang memadai secara operasional. ” Politik pendidikan terwujud dalam bentuk kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah daerah yang ditujukan untuk menjawab tantangan-tantangan yang nyata,” ungkap Tekege.

Lanjut Tekege, segala desakan oleh Intelek Mee yang menyertai peningkatan mutu pendidikan akan terurai satu persatu dibawah pemerintah lokal yang sadar dan paham akan arti pendidikan, dan karena itu mengarahkan segala daya upaya untuk membangkitkan dan mengangkat mutuh pendidikan dari keterpurukan di meeuwo. Ini masalahnya: Masih butuh perhatian serius. 

Banyak sekolah sekolah yang harus memprihatinkan dan butuh perhatian serius oleh Pemda Meeuwo seperti sekolah- sekolah yang tutup karena kurangnya tenaga pendidik “Guru’’ kemudian ada sekolah- sekolah yang mengajar oleh pihak yang tak berwenang seperti TNI/POLRI. Nah; masalah seperti ini segera di benahi seluruh di meeuwo dan pada umumnya di Papua.

Tekege berpendapat, kekacauan pendidikan dimeeuwo juga terdapat pada masalah standardnya dan uji kompetensi. Pendidikan adalah salah satu sektor yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kualitas pendidikan di meeuwo akan sangat berpengaruhi pada kualitas sumber daya manusianya, sehingga akan mampu membawa pada kehidupan pendidikan yang lebih baik. Sektor pendidikan inilah yang akan menjadi fokus perhatian di seluruh Meeuwo, Harapnya. 


Mateus Tekege

DPRD Menilai Laporan Keuangan Bupati Nabire 2011 Ada Fiktif

Nabire, (permanapandodei) - Sidang Paripurna dalam rangka Pertanggungjawaban Keuangan  Daerah tahun 2011 diselengarakan di Gedung DPRD Kabupaten Nabire pada Senin 1 Oktober 2012. Dalam sidang paripurna tersebut Bupati Nabire memberikan laporan penggunaan Keuangan  selama 2011 lalu.

Terhadap laporan Bupati Nabire Isayas Douw, DPRD Kabupaten Nabire memberi tanggapan cukup tegas dengan memberikan sejumlah rekomendasi untuk diberi penjelasan dan dilaksanakan. DPRD menemukan sejumlah kasus yang perlu diberi perhatian dan penjelasan serta dilaksanakan Bupati.

DPRD melihat ada sejumlah kasus yang mana dana sudah dicairkan  seluruhnya (100 persen) namun pelaksanaan dilapangan nihil ( 0 Persen). Selain itu ada juga kasus yang mana berjalan tidak sesuai dengan kontrak awal.   Ada sejumlah kasus laporan fiktif  yang perlu Bupati beri penjelasan.

Akibat dari sejumlah kasus ini dalam pendapat DPRD menyebutkan bahwa telah merugikan uang Negara yang tak sedikit nilainya. Misalnya dalam kasus yang terjadi di dinas Perhubungan Nabire dalam proyek pembangunan  Bandar Udara) di Distrik Wanggar. Walaupun nasib pembangunan bandar Udara sampai saat ini nihil namun pencairan dana telah seratus persen.

“ Pencairan dana telah total namun hingga saat ini Bandar Udara di Wanggar belum selesai” tegas Sekertaris Komisi C, Herry Senandi

Selain di dinas Perhubungan, DPRD juga menemukan sejumlah kasus pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Ada pembangunan gedung sekolah yang dananya cair seratus persen namun gedung sekolahnya tidak ada.

Selain itu DPRD juga menemukan sejumlah kejanggalan pada Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum.  Dana telah cair dalam pembuatan Jalan dan Jembatan namun bentuk fisiknya nihil dan ada juga yang tidak sesuai dengan kontrak awal. Selain itu ada juga pada pembangunan Rumah Sederhana, laporannya dan dana telah cair  namun  tidak ada bentuk fisiknya.

DPRD Nabire selain memberi rekomendasi atas penggunaan uang Negara , DPRD juga menyoroti pengangkatan esalon di Kabupaten Nabire yang tidak memperhatikan peraturan dan kemampuan serta kapabilitasnya. DPRD menyoroti banyak petugas kesehatan dan Guru yang diangkat menduduki jabatan di Dinas-Dinas. DPRD merekomendasikan kepada Bupati agar segera kembalikan para Petugas kesehatan dan Guru kepada Dinas terkait karena menurut DPRD Nabire masih mengalami kekurangan tenaga medis dan Guru.

CP/ John Pakage

Sumber: Rasudofm
 
IPMANAPANDODE BANDUNG : BERSATU ITU INDAH **BERDIRI DI BAWA SATU ATAP**
Publising By IPMANAPANDODE BANDUNG
Modifikasi By Natho Pigai